Alfa mengintip Zara yang kini terlelap di kamarnya. Tadi Zara begitu histeris hingga akhirnya terlelap. Hati Kakak mana yang tidak sakit melihat kondisi adiknya yang begitu menyedihkan. Andai dia bisa, dia ingin menukar hidupnya dengan Zara. Ia sangat ingin melihat Zara bahagia dan menjalani hidup normal tanpa bayang-bayang masalalu yang begitu menyakitkan itu. “Dia sudah tidur?” tanya Ali yang di angguki oleh Alfa. Sahira juga berada di sana dan hanya mampu diam. Ia ikut simpati melihat keadaan Kakak beradik di depannya ini. “Aku ingin Zara sembuh,” gumam Alfa. “Aku akan berusaha mencari pengobatan lain untuk Zara,” seru Ali. “Ali, bisakah kau di sini sebentar, temani Zara. Aku takut Meysa dan Amanda kembali datang. Kini

