Setelahnya Revan berjalan masuk ke dalam ruang operasi. Seperti biasa dia mencuci kedua tangannya di bagian luar ruang penanganan operasi. Setelahnya ia berjalan masuk ke dalam saat pintu secara otomatis menggeser. Dua orang perawat menyambut Revan dan langsung memasangkan baju steril ke tubuh Revan dan sarung tangan karet steril. Setelahnya Revan berjalan menuju sisi brankar dimana para anggota teamnya sudah siap di posisi masing-masing. “Bagaimana Dokter Sani?” tanya Revan. “Saya sudah menyuntikan anestesi, pasien sudah siap untuk di operasi,” jawab dokter Sani. “Dokter Arya bagaimana dengan jantung penggantinya?” tanya Revan. “Sudah di siapkan, nanti akan di bawa kemari,” jawab Arya. “Baiklah, jadi semuanya telah siap. Ayo kita selamatkan pasien, jangan sampai ada kesalahan.” Seru

