Di sisi lain. Hani tengah duduk bersama Eddy di ruang televisi. “Revan tidak ke sini dan alasan karena akan pergi ke Bandung. Itu pasti karena hasutan istrinya,” seru Hani dengan sinis. “Lah memangnya kenapa. Mereka kan masih pengantin baru, biarkan saja,” seru Eddy. “Tetap saja. Sejak Revan nikah sama wanita itu, Revan jadi sering mengabaikanku. Padahal aku ini Ibunya, surganya dia masih di bawah telapak kakiku bukan istrinya. Tapi dia menomor duakan aku!” seru Hani. “Ma, jangan bicara seperti itu. Revan tidak melakukan kesalahan apapun. Dia hanya tengah menjalankan perannya sebagai seorang suami yaitu membahagiakan istrinya. Biarkan saja, toh selama ini Revan sudah sering kesini kan, bahkan setiap minggu karena keinginanmu,” seru Eddy. “Papa ini selalu saja belain wanita itu,” seru

