Marvel terus memandangi kalung dengan liontin berlian yang dia pesan empat hari lalu di salah satu toko perhiasan terkenal. Ia merasa puas dengan hasil karya tersebut dan memasukkan kembali barang berharga itu ke dalam kotak. Kornea dengan iris mata hazel brown milik Marvel beralih menatap Amartha yang masih berdiri di sana. Ia menangkap wajah yang terlihat sendu namun sedikit tertutup dengan make up glamour yang membuat wanita itu tetap cantik elegan. "Apakah kau mau kalung berlian seperti ini juga?" tanya Marvel. Ia sengaja memberikan penawaran karena sedari tadi Amartha memandangi kotak perhiasan yang berada di tangannya. Sorot mata Amartha terlihat tegas ke arah kekasihnya. Jika memang berniat memberikan padanya barang yang berharga fantastis itu, sepertinya tak perlu bertanya pada

