Menolak Lamaran

1152 Kata

"Marvel, maaf karena aku sudah mendiamkanmu selama beberapa minggu ini." Deavenny melanjutkan ucapannya yang sempat dia jeda tadi. Ia melemparkan senyuman pada pria jangkung itu. "It's okay, aku tahu bagaimana perasaanmu. Jika aku jadi kau, pasti akan melakukan hal yang sama," balas Marvel seraya mengelus lengan Deavenny. Deavenny beralih memenuhi kornea matanya dengan sosok pria berbadan kekar di samping Marvel. Jemarinya masih memegang cincin berlian yang belum dia lepas. Sedangkan orang yang ditatap hanya menaikkan sebelah alisnya. Tak sabar mendengarkan jawaban dari wanita cantik itu. "Lewis." "Ya." Deavenny menundukkan pandangannya untuk melihat cincin di jari manis sebelah kirinya. Ia melepaskan perhiasan itu dan mendongak menatap Lewis. "Maaf, sepertinya aku belum bisa meneri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN