Rencana Busuk

1356 Kata

Tiga puluh menit setelah Lewis memutuskan panggilan dengan seseorang yang entah siapa, pintu ruang kerjanya diketuk dari luar oleh sekretarisnya. "Masuk!" Lewis memberikan perintah tanpa berpindah dari posisinya yang kini tengah bersandar pada kaca transparan yang memperlihatkan jalanan serta gedung-gedung besar di luar. "Ada Tuan Asmodeus yang ingin bertemu dengan Anda." Suara seorang wanita yang berumur cukup matang itu membuat Lewis berbalik badan. "Bawa dia masuk!" titah Lewis. Ia kembali duduk di kursi kerjanya seraya kedua tangannya menyangga dagu. Pria bertubuh lebih besar dari Lewis pun masuk ke dalam. Wajahnya garang dan dipenuhi tato. "Ada apa kau memintaku kemari?" tanya Asmodeus. Dia adalah teman berandalan Lewis sejak sekolah hingga saat ini masih berhubungan baik. "Duduk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN