Dilamar

1357 Kata

Cairan bening menggenang di mata Deavenny. Namun wanita itu terus mencoba untuk menahan agar tak menetes. Ia tak ingin menangis di depan pria yang baru saja melukai hatinya dengan sebuah kalimat yang terdengar cukup kasar di gendang telinganya walaupun diucapkan dengan intonasi yang biasa saja. Deavenny memalingkan wajahnya, tak lagi menatap Marvel. Tepat saat mobil Tesla itu berhenti di lampu merah. Ia menatap ke jendela luar seraya tangannya mengusap cairan bening yang hendak terjatuh. "Apa menurutmu aku sangat murahan?" tanya Deavenny tanpa mengalihkan pandangannya. Marvel tak langsung menjawab. Ia menatap ke arah Deavenny, wajah wanitanya tak terlihat di pantulan kaca karena posisi Deavenny yang sangat dekat dengan jendela. "Dea, bukan seperti itu maksudku." Tangannya hendak meraih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN