Akhirnya Bertemu Deavenny

1137 Kata

Posisi Marvel saat ini berada di balik tanaman boxwood setinggi pinggulnya dan tertata rapi menyerupai pagar yang mengelilingi taman samping mansion Danesh. Dari lokasinya bersembunyi, pria yang sekarang tengah membungkukkan badannya agar tak terlihat oleh penjaga Danesh pun mengintip pergerakan pria bertubuh kekar yang berseragam hitam. Mata Marvel seperti elang yang bisa melihat dalam kegelapan. Meskipun tak terlalu jelas, tapi ia bisa tahu di mana pria yang sedang mencarinya itu berada. "Jangan panggil aku Marvel jika tak berhasil bertemu Deavenny," gumam pria jangkung yang tubuhnya setinggi seratus sembilan puluh tiga centimeter itu. Marvel mengeluarkan dompetnya yang berada di dalam saku dalam jaketnya. Ia melihat sisa uang cashnya. Tak banyak, hanya ada sepuluh lembar uang seratus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN