Marvel melajukan mobilnya, semakin menjauhi gerbang mansion Danesh. Namun ia tak kembali ke arah berlawanan dari kedatangannya, melainkan memutari area bangunan seluas tiga hektar milik anak tertua keluarga Dominique. Pedal gas ia pijak saat posisinya berada di tembok dekat bangunan utama. Pada posisinya saat ini, pria jangkung itu bisa melihat bangunan megah setinggi tiga lantai. Ia keluar dari mobilnya, menyandarkan punggungnya pada badan kendaraan roda empat miliknya. Matanya mengamati tembok yang ada di hadapannya, tinggi tiga setengah meter, rata, dan tanpa celah sedikit pun. "What the hell, di luar sini tak ada pohon satu pun," gerutu Marvel yang hanya melihat tumbuhan dengan batang besar di dalam area mansion Danesh. Ia berencana ingin memanjat jika ada pohon tinggi, tapi Danesh

