47. Ketulusan Hati

2115 Kata

Azlan terus berdiri di depan sebuah bangunan yang sangat asing baginya. Dan ini pertama kalinya dia menginjakkan kakinya di tempat ini. Sebenarnya saat ini Azlan sedang menyakinkan dirinya yang masih ragu untuk masuk ke dalam. “ Pak, apa perlu saya temani.” Tanya Yusuf. “ Ngga perlu suf, biar aku sendiri aja.” “ Baik, kalau begitu saya akan tunggu di mobil.” Ucap Yusuf yang langsung berbalik. “ Suf.” “ Iya pak.” “ Apa yang saya lakukan disini itu benar.” Tanyanya. “ Kalau memang ada yang harus di luruskan dan bapak yakinkan, maka pak Azlan tidak salah jika anda memilih masuk pak.” Jawab Yusuf. “ Ya sudah kalau begitu saya masuk dulu.” Jawab Azlan yang akhirnya memantapkan dirinya untuk masuk ke dalam. “ Permisi, ada yang bisa saya bantu mas.” Tanya petugas saat dirinya sudah ada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN