55. Ketulusan Hati

2141 Kata

Setelah shalat subuh, Hulya pun bergegas untuk pulang ke rumahnya. Karena hari ini dirinya harus bekerja. Sebenarnya Hulya takut kalau Faza akan sedih jika tidak melihat dirinya saat terbangun, namun Hulya juga tidak bisa meninggalkan pekerjaannya begitu saja, dirinya adalah karyawan baru.. Apalagi melihat wajah Faza yang terihat begitu kelelahan dan tidak biasanya dia belum bangun saat subuh. “ Kamu beneran mau pergi sekarang.” Tanya bi Arum. “ Iya bi, jarak dari sini ke rumah Hulya yang sekarang cukup jauh. Jadi Hulya takut kalau kesiangan.” Jawab Hulya. “ Bibi suruh pak Andri buat nganterin kamu ya.” “ Ngga perlu bi, Hulya akan pesen taksi online.” “ Memangnya ada jam segini.” “ Insyaallah ada bi.” Ucapnya yang berjalan keluar rumah di temani di Arum. “ Kamu mau kemana.” Tanya A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN