Hulya dan Mila langsung melajukan mobilnya menuju rumah Azlan. Air mata Hulya kali ini benar-benar bercucuran, dia khawatir sesuatu terjadi pada Faza. Tadi Alea berusaha menghubunginya, namun ternyata ponselnya dia silent dan di tas. Jadi dia tidak mendengarkannya. Alea mau mengabari kalau Faza hilang dari sekolah, mereka sudah mencari Faza namun tidak di temukan. Bahkan pihak sekolah pun sampai tidak tahu kalau Faza menghilang. “ Mil, apa kita masih lama Mil. Apa ngga bisa cepet lagi.” Tanya Hulya dengan panik. “ Tenang Hul, aku tahu kamu panik, kamu takut. Aku pun sama.” Balas Mila yang berusaha menanangkan Hulya. “ Aku takut sesuatu terjadi pada Faza Mil, aku ngga mau dia kenapa-napa Mil. Aku ngga mau.” Balas Hulya. “ Iya aku tahu Hul, tapi coba siapa aja kamu tahu tempat yang bias

