Bab.80

930 Kata

  Kini giliran Andra yang garang dan Ara yang merasa nyalinya ciut.   Melihat gelagat tidak bersahabat dari Andra, Ara bangkit dari duduknya.   "Aku mau tidur," ucap Ara menghindari Andra.   "Mau ke mana, sayang?" Pria itu langsung menarik dan mencengkeram pergelangan lengan Ara.   "Lepaskan tanganku, b******k!" teriak Ara.   Dia memberontak melepaskan tangan kecilnya dari tangan besar dan kuat Andra. Kali ini tenaga yang tadi kuat ternyata lemah juga. Perbandingan tangan Ara dengan tangan Andra seperti kelingking dan ibu jari. Ara kelingkingnya dan Andra ibu jari. Tentu saja pergelangan tangan Ara tidak sangat berarti dalam cengkeraman Andra. Andra bagaimana memnenggem tangan Erly, bahkan lebih mantap menggengam tangan putrinya.   "Bukankah kamu ingin membuktikan betapa jantan dan t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN