Mendengar hinaan Andra, Ara semakin geram dan marah. Gadis itu langsung menyerang Andra dengan berbagai pukulan kecil sampai sedang, bahkan Ara terus memukul pria itu menggunakan remot TV. "Auw!" teriak Andra menahan sakit di lengannya. "Jangan berpura-pura!" teriak Ara lagi. Dia tidak peduli dengan kesakitan Andra. Tangannya tetap memukul dan terus menyerangnya dengan beringas. Tenaga Ara ternyata tidak sebanding dengan tubuhnya yangkurus. Meski tubuh dan tukang gadis itu kurus ternyata tenaganya kuat juga. Pukulan kecil Ara mampu menimbulkan rasa sakit di tubuh Andra. Bagaimana tidak sakit? Ara memukulnya menggunakan remot TV. Tentu saja kerasnya benar itu mampu membuat Andra nyengir. "Ara hentikan!" teriak Andra semakin geram. Tubuh Andra semakin menjauhi Ara,

