Bab.91

936 Kata

  Maksud hati ingin berbaring dan tidur bersama Erly, hanya saja mata yang tadi merasa lelah dan ingin terlelap tidak juga mau terpejam dengan sempurna. Ara merasa gelisah. Beberapa kali tubuhnya berganti posisi. Dari dia memeluk tubuh Erly, hingga memeluk guling. Matanya tidak juga mau terpejam dengan sempurna. Ara tidak bisa tidur.   "Ahk!" teriaknya lirih merasa kesal.   Ara bangkit dan duduk di samping tubuh mungil Erly yang sudah tertidur dengan lelap. Sekali lagi tangannya menjulur membelai rambut Erly. Ara melirik jam yang tergantung di dinding kamarnya. Penunjuk waktu itu mengabarkan padanya bahwa hari telah menunjukkan pukul tiga sore.   "Lebih baik aku masak saja untuk makan malam ini," putusnya di tengah kegusaran hati.   Ara memutuskan untuk bangkit dari ranjang empuknya da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN