Ya, saat ini Andra sedang mendekap dan memeluk tubuh kurus Ara. Dia ingin membantu menghangatkan tubuh Ara. Dia pikir dengan memeluknya, gadis itu tidak akan terlalu kedinginan. Ternyata salah, dekapan tubuhnya tidak berpengaruh besar pada tubuh Ara. Gadis itu masih saja meracau dingin. "Ma, dingin," racaunya lagi. Kali ini Andra mendengar Ara memanggil mama dalam rintihan gadis itu. "Ara, tenanglah! Aku akan segera membawamu ke rumah sakit dan dokter akan segera memberimu obat." Andra tidak sempat memikirkan tentang racaun Ara. Dia tidak pedulikan hal itu. Yang ada dalam kepalanya adalah bagaimana caranya agar tubuh Ara tidak semakin kedinginan dan menggigil. Masalahnya saat ini tubuh kurus gadis itu gemetar hebat. "Pak, bisa lebih cepat lagi jalannya! Ara semakin kedingi

