"Sayang, Erly bobok sama mbok dulu ya?" ucap Ara sembari terus mengusap hidungnya menggunakan tisu. "Aku mau sama Mommy," rengek bocah kecil itu tidak mau melepaskan genggaman tangannya dari ujung baju Ara. "Sayang, lihat mommy! Mommy sedang meler, bersin terus. Tidak baik untuk kamu," jelas Ara. "Mommy sakit? Kita ke dokter aja," usulnya. Erly yang masih terbilang bocah kecil itu khawatir dengan kondisi Ara. Dia tidak ingin wanita yang telah membuatnya jatuh cinta sebagai ibunya itu sakit. "Biar daddy bawa Mom ke dokter ya?" ucapnya lagi. "Tidak, sayang. Mom hanya flu biasa, kok. Ga sakit. Nanti juga sembuh setelah beristirahat. Sekarang Erly bobok sama mbok dulu ya, besok kalau flu mommy sudah sembuh, baru bobok sama mommy lagi." Ara mengusap rambut panjang Erly. D

