DIMAS DAN ANDHIKA

1250 Kata

/ / aku masih belum bisa ambil keputusan, akhirnya aku beranjak meninggalkan andi di café. "biar aku antar" ujar andi lalu mengambil kunci mobil dari kantong celananya "ga perlu" jawabku singkat "kenapa?" andi menunggu jawabku tapi aku diam "ooo... pasti ada dia di sanakan?" tebakan andi tepat tapi aku tetap tak menjawab "baiklah jadi aku tunggu sampai besok pagi kabar baik darimu, aku akan mempersiapkan pernikahan kita" aku memutar bola mataku, aku tak tahan dengan semua paksaan andi aku meninggalkannya yang sebelumnya sudah memesan taksi online tak jauh dari parkiran, kami menunggu  sampai taksi itu datang setelah taksi itu datang, aku membuka pintu tapi ditahan oleh andi "percayalah padaku cinta" manik coklatnya mengungkap sebuah kejujuran. aku tak menjawab lalu aku masuk ke t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN