Selina Hartono menatap menantunya yang seharusnya tidak menjadi menantunya. Dara terlihat masih sama sebelum gadis itu pergi dengan Arik tanpa memberitahui siapa pun namun Selina tahu kepergian mereka berdua untuk mencari Dila. “Apa kamu membantu Arik memasak, Dara?” tanya Selina. Dara menggeleng. “Aku cuma bersihin meja dan menata piring.” Selina tersenyum. “Itu udah lebih dari cukup. Biasanya Arik bahkan nggak mau dibantu kalau udah di dapur.” Dara tidak menyahuti sebab ia tidak tahu harus menjawab apa. Ia tidak tahu Arik bagaimana di dapur, dan apakah itu memengaruhi hidupnya? “Kak Arik mandi dulu, tante.” Sesuai amanat pria itu, Dara menyampaikan keterlambatan Arik dalam menyapa Selina. Selina menatap jam yang berada di tangan kanannya. “Biasanya Arik mandi lebih pagi dari sekar

