Ibam turun dari mobil dan langusng menuju kafe yang ada di sebelah kantornya. Ia masuk ke dalam dan langsung mendapat sapaan dari karyawan yang mendapat shift pagi hari itu. Ibam hanya mengulas senyum lalu langsung melempar pandangan ke meja yang biasa Natalie tempati. Namun meja itu kosong. Tak ada orang di sana, juga barang-barang wanita itu yang biasanya tergeletak di atas meja. “Natalie belum datang, ya?” tanya Ibam sambil mendekati kasir. “Hari ini Mbak Natalie ke office, Mas. Jadi kayaknya nggak ke sini.” jawab gadis berseragam yang berdiri di belakang mesin kasir. Ibam hanya mengangguk lalu menyebutkan pesanannya pada gadis di depannya sambil mengulurkan selembar uang seratus ribuan yang ia ambil dari dalam saku belakang celananya. Setelah mendapat kembalian, Ibam memindai sek

