“Kamu ngekos sendiri?” tanya Natalie saat menghentikan mobilnya di depan sebuah gerbang kos-kosan khusus putri. Hujan sudah mereda, menyisakan rintik-rintik hujan yang tak seberapa. “Iya, Mbak.” jawab Vanya sambil melepas safety beltnya. “Orangtua kamu?” tanya Natalie lagi. “Di luar kota, Mbak. Vanya udah dari kuliah ngekos di sini.” jawab gadis itu. Natalie membulatkan mulutnya sambil mengangguk pelan. Ia mengambil satu paper bag yang ia taruh di kursi belakang dan memberikannya pada Vanya yang terlihat kebingungan. “Buat kamu besok sarapan.” kata Natalie. “Makasih, Mbak.” kata Vanya sambil tersenyum penuh terima kasih. Ia pamit pada wanita itu lalu keluar dari mobil dan melambai pada Natalie yang mulai m

