CHAPTER EMPAT PULUH SEMBILAN

1972 Kata

Ibam membawa mobilnya memasuki area kantor Ivi dan memarkirkannya di parkiran yang hanya menyisakan beberapa mobil. Pria itu membuka safety beltnya lalu mengambil satu bungkus plastik yang ia taruh di bangku sebelah sebelum keluar dari mobil.            Langkah kaki membawanya menuju pintu kantor wanita itu. Meja resepsionis sudah kosong, menyisakan pria tegap berseragam satpam yang ada di baliknya. Pria yang sudah mengenal Ibam itu menyapa lalu mempersilakan pria itu untuk langsung naik ke ruangan manager keuangan di sana.            Ibam berjalan mendekati lift lalu menekan tombol dengan icon ke atas. Ia menunggu sebentar hingga pintu terbuka dan mengeluarkan empat orang wanita yang langsung menghampiri mesin absen.            Ibam menekan nomor lantai lalu membiarkan kotak besi it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN