Panduan Kerja Bulldozer dan Teknik Kerjanya
1. Pengertian Bulldozer
Bulldozer adalah alat berat yang digunakan dalam pekerjaan konstruksi, pertambangan, dan pekerjaan tanah lainnya untuk mendorong, menggusur, meratakan, atau mengupas lapisan tanah, batuan, atau material lainnya. Alat ini dilengkapi dengan blade (pisau) di bagian depan dan umumnya beroperasi di medan berat.
2. Panduan Kerja Bulldozer
a. Pemeriksaan Sebelum Operasi
• Periksa kondisi mesin, oli, bahan bakar, sistem hidrolik, dan undercarriage.
• Pastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan pada komponen utama.
• Cek sistem kelistrikan dan fungsi instrumen kontrol.
• Gunakan APD (alat pelindung diri) dan ikuti prosedur keselamatan.
b. Prosedur Operasi Dasar
• Hidupkan mesin sesuai prosedur (perhatikan suhu awal).
• Operasikan blade sesuai kebutuhan (mendorong, meratakan, atau mengupas).
• Gerakkan bulldozer dengan perlahan dan stabil, hindari tikungan tajam di kecepatan tinggi.
• Perhatikan kondisi medan dan rintangan di sekitar area kerja.
c. Pemeriksaan Setelah Operasi
• Matikan mesin dengan prosedur shutdown yang benar.
• Bersihkan blade dari material yang menempel.
• Lakukan inspeksi visual untuk mendeteksi kerusakan.
• Catat jam kerja dan kondisi alat untuk laporan harian.
3. Teknik Kerja Bulldozer
a. Dozing (Pendorongan)
• Straight Dozing: Mendorong material lurus ke depan dalam jarak pendek.
• Angle Dozing: Blade diatur miring untuk mendorong material ke samping.
• Slot Dozing: Membuat jalur (slot) agar material tidak tumpah keluar, meningkatkan efisiensi.
b. Stripping
Mengupas lapisan atas tanah (topsoil) atau overburden di pertambangan.
c. Spreading
Meratakan material timbunan (misalnya hasil dumping truk) agar permukaannya rata.
d. Backfilling
Mengisi kembali galian atau lubang dengan material hasil pengupasan.
e. Ripping (jika dilengkapi ripper)
Menghancurkan atau memecah material keras (tanah keras, batuan) sebelum didorong atau dikupas.
4. Faktor Keselamatan
• Selalu perhatikan blind spot.
• Hindari kerja terlalu dekat dengan tebing atau kemiringan tajam.
• Komunikasikan pergerakan alat berat dengan pekerja lain menggunakan sinyal atau radio.
• Ikuti SOP proyek dan regulasi keselamatan kerja.