Bagian 31 Jarum jam menunjukkan pukul delapan lewat tiga puluh menit ketika Jasmine kembali ke rumah. Mas Yudis masih setia menunggunya di ruang tamu, sedangkan aku disuruhnya untuk beristirahat. Karena Fatimah sudah tertidur, aku pura-pura beres-beres di dapur. Sebenarnya kalau boleh jujur, badanku terasa sangat lelah. Namun, aku begitu penasaran, ingin mencaritahu apa yang akan dilakukan oleh Mas Yudis kepada istrinya itu. Beruntung tadi Mas Yudis melarang Harry untuk membawaku keluar. Jika tidak, aku tidak tahu apa yang akan terjadi padaku jika aku sampai ikut dengannya. Prang! Tiba-tiba terdengar seperti bunyi benda yang dibanting, membuatku semakin penasaran. Apa mereka bertengkar lagi? Aku segera mendekat agar bisa menguping pembicaraan mereka. Kali ini aku tidak takut ketahua

