Akhirnya hari yang ditunggu-tunggupun tiba, hari ulang tahun satu satunya tuan putri dari kekaisaran terbesar dan teragung diseluruh benua Terania yaitu kekaisaran Diamond Agrea...
Menurut tradisi perkenalan secara resmi para nona bangsawan maupun seorang putri itu dilaksanakan saat para nona berusia 14 tahun yang disebut Debutante namun dalam kasus Aristia memanglah sangat sangat awal dan sebenarnya itu karena perintah Kenzo jadi tidak ada yang dapat menolaknya.
Karena Aristia masih termasuk bocah kecil jadi walaupun sebagai putri tidak ada yang perlu terlalu disiapakan jadi Aristia baru bersiap siap setelah makan siang.
"Tuan putri sangat cantik menggunakan apapun tapi ini adalah hari yang sangat istimewa untuk tuan putri jadi tuan putri harus jadi satu satunya yang tercantik diantara semuanya" Eva dengan antusias mempersiapkan semua gaun terbaru dan edisi terbatas didepan Aristia ya tentu saja bukan hanya Eva hampir sepuluh pelayan tambahan pelayan yang juga ikut untuk mempersiapkan Aristia
"Nyonya menurut anda tuan putri sebaiknya menggunakan gaun berwarna biru atau merah atau hijau atau kuning emas atau.... Ahhk terlalu banyak gaun yang cantik untuk dikenakan tuan putri" Eva mengambil satu persatu gaun dan menunjukannya pada Luna
"Yang akan menggunkannya adalah tuan putri jadi tentu saja tuan putri yang harus memilihnya, bukan aku" Luna tersenyum dan menanggapi pertanyaan Eva
"Baiklah, tuan putri ingin memakai gaun yang mana?" Eva memperlihatkan semua gaun yang sebelumnya dia perlihatkan pada Luna
"Tentu saja aku ingin memakai gaun berwarna biru, biru sangat cantik" Aristia tanpa memikirkannya langsung menunjuk gaun berwarna biru
Aristia sangat menyukai warna biru karena itulah mulai dari kamar dan kebanyakan gaun dan aksesorisnya pasti berwarna biru
"Baiklah untuk gaunnya sudah dipilih, sepatu juga sudah lalu aksesoris apa yang ingin digunakan tuan putri tentu saja selain mahkota?"
'Ayolah apa kalian tidak memikirkan perasaanku? Ini terlalu lama mulai dari memilih sepatu, gaun, aksesoris apa setelah aksesoris aku juga harus memilih bagaimana gaya rambutku???♀️'
Batin Aristia merasa tertekan karena keharusan sebagai satu satunya putri, cara berpakaian dan bersikap pun selalu diperhatikan oleh orang orang disekitarnya
+++++
Setelah setengah hari yang membosankan pun dilalui akhirnya jam pesta pun tiba kali ini pesta dilaksanakan diistana Amber karena permintaan Aristia.
Istana Amber adalah istana yang paling disukai ibu Aristia baik saat masih menjadi sahabat baik dengan Kenzo maupun setelah kejadian itu, istana Amber masih menjadi favorit Eleanor.
Istana Amber tidak semewah dan semegah istana lainnya namun memiliki kesan yang cantik, unik, dan elegan karena itulah alasan mengapa Aristia memilih istana ini untuk menunjukan pada dunia bahwa dia berbeda dari kesan putri pada umumnya yang glamor dan suka berfoya goya dan menggunakan nama Ayahnya untuk mendapat perhatian
Karena masih banyak sekali orang yang tidak mempercayai bahwa Aristia adalah anak yang jenius dan mereka malah berpikir kejeniuasan Aristia itu didapat karena ayahnya seorang kaisar jadi semua akan memujinya jenius untuk menyenangkan kaisar tapi alasan banyak yang tidak percaya pada kejeniusan Aristia adalah karena putri satu satunya kekaisaran itu seakan menghilang setelah kemunculan pertamanya diulang tahun Kenzo setelah upaya pembunuhan itu dan bahkan diseluruh istana yang mengetahui keberadaan Aristia selain Kenzo hanya Gorgio, para kasatria, para pelayan dan penjaga istana utama dan istana awan tempat Aristia selain itu tidak ada lagi yang tahu bahwa Aristia masih hidup jadi ulang tahun kelima Aristia adalah kemunculan perdana Aristia lagi didepan seluruh bangsawan bahkan rakyat jelata yang dapat membeli undanganpun dapat hadir diistana untuk merayakan ulang tahun Aristia.
Tok... Tok.. Tok..
"Tuan putri mari berangkat, yang mulia sudah menunggu anda didepan" salah seorang penjaga yang ditempatkan diistana awan datang dan menjemput Aristia
"Baiklah" Aristia tersenyum dan melangkah keluar dari kamarnya
Seperti yang dikatakan penjaga tadinya, Kenzo benar benar menunggu Aristia didepan istana awan
"Sungguh suatu kehormatan bagi saya dapat didampingi oleh yang mulia kaisar untuk pergi ke pesta ulang tahun saya" saat sampai didepan Kenzo, Aristia dengan sopan memberi salam
"Hmm"
'Haiss cara berbicara ayah tetap tidak berubah ya padahalkan sudah selama ini tapi tetap saja sangat pelit untuk berbicara' Aristia tidak langsung mengutarakan apa yang dia pikirkan tapi wajahnya terlihat memerah karena kesal
"Baiklah, baiklah maaf.
Tentu saja mendampingi tuan putri satu satunya kekaisaran ini adalah kehormatan saya" Kenzo melihat wajah Aristia yang kesal dan dengan setengah hati kembali mengucapkan kata kata yang mungkin ingin didengar Aristia tapi tetap saja Aristia tidak bergeming sama sekali
"Haaah.... Selamat ulang tahun putriku, hiduplah menjadi dirimu sendiri tidak perlu peduli dengan apa yang dipikirkan orang lain dan tidak perlu menjadi seperti apa yang diinginkan orang lain" Kenzo menarik nafas panjang dan mengucapkan selamat pada Aristia dan sejujurnya itu adalah pertama kali Kenzo pernah mengucapkan selamat ulang tahun pada Aristia karena sebelumnya Kenzo hanya memberi hadiah tanpa ucapan
"Terimakasih ayah" akhirnya Aristia tersenyum dan memeluk Kenzo dengan senang
"Ayah, ayah apa aku boleh meminta sesuatu?" Tanya Aristia dengan antusias
"Ya"
"Apa ayah akan mengabulkan permintaanku?" Tanya Aristia lagi
"Ya"
"Apapun juga yang aku minta pada ayah pasti akan dikabulkan?" Tanya aristia sekali lagi untuk memastikan
"Hm"
"Huh ayah tidak tulus menjawabnya" Aristia memalingkan wajahnya berpura pura kesal
"Katakan saja apa yang kamu inginkan" dari nada suara Kenzo, dapat diketahui bahwa dia mencoba untuk tetap bersabar
"Hehehe baiklah. Sudah tiga tahun ayah tidak pernah menggendongku lagi jadi aku ingin ayah menggendongku sekarang" Aristia tidak meneruskan berpura pura kesal dan langsung mengatakan apa yang diinginkannya
Penjaga yang menjemput Aristia sebelumnya sangat terkejut dengan permintaan Aristia dan lebih terkejut lagi karena Kenzo mengabulkan keinginan Aristia
Tapi karena jarak istana Amber dan istana Awan cukup jauh jadilah Kenzo dan Aristia harus menaiki kereta kuda
Setelah kepergian Kenzo dan Aristia, penjaga yang terkejut tadi masih berdiri membatu didepan pintu istana awan sambil menatap kereta yang semakin menghilang dalam kegelapan malam
"Hey ada apa denganmu?" Tiba tiba penjaga itu dibangunkan oleh temannya
"Kaisar dan tuan putri..." Penjaga itu tidak dapat melanjutkan kata katanya
"Karena kamu masih baru jadi tentu saja terkejut, kaisar kita sangat menyayangi tuan putri jadi apapun yang tuan putri minta pasti dikabulkan tapi walaupun begitu tuan putri tidak pernah meminta hal hal mewah dan glamor malahan kaisar kita yang memanjakan putri dengan kemewahan... " Teman penjaga itu menjelaskan panjang dan lebar kemudian dia melihat sekeling dan saat merasa tidak ada orang selain mereka berdua, teman penjaga itu berbisik
"Tuan putri bukan saja sangat cantik tapi juga jenius dalam berbagai hal termasuk berpedang..." Teman penjaga itu meneruskan gosipnya lalu tiba tiba
"Apa yang kalian berdua lakukan? Cepat kembali bertugas" Nyonya luna datang dan marahi keduanya