"Jika kami menerima satu orang saja maka para pemalas akan berbondong-bondong datang ke sini. Bukan kami pelit tapi mereka akan menjadi malas. Jadi pilihan terbaik Mika bersama denganmu," alasan Wardana. "Aku mengerti." Kazaro berdiri dan bergegas untuk pulang sambil membawa Mika. Tak butuh waktu lama bagi Kazaro untuk membawa Kimina pulang ke rumah. Pintu yang tak terkunci sebagai pertanda sang ibu telah pulang. Si anak kecil yang dibawanya dituntun mengarah ke dapur. Lega rasa di dalam hati ketika sang ibu telah terlihat di dapur sedang menghangatkan makanan. "Bu, aku menemukan anak yang tak terawat. Jika Ibu tak suka akan aku taruh di panti asuhan," ucapnya. Wajah sang ibu menoleh ke belakang. Terlihat anak kecil yang kotor serta berkeringat. Bau tak sedap segera tersebar memenuhi ru

