"Diamnya dirimu adalah jawaban." Usai mengatakan itu, Stella melangkah pergi dari sana. Namun, Bryan langsung menghentikannya. Dia menggendong paksa Stella dan membawanya masuk ke dalam mobil. Stella mencoba memberontak, tapi dia selalu kalah dari pria itu. Bryan memakaikan sabuk pengaman pada Stella dan memintanya untuk tidak pergi. "Kau bisa minta aku memberi apa saja. Uang, berlian pakaian, atau apapun itu ... tapi jangan paksa aku menggunakan cara kasar agar kau tetap menurut!" ujar Bryan yang kembali melajukan mobilnya. Stella terkekeh sinis mendengar perkataan Bryan yang posesif. "Lucu sekali. Kau menuntutku untuk menurut padamu, tapi kau tidak mau mengatakannya," ucap Stella yang membuat Bryan terdiam. "Aku hanya ingin pengakuan." "Apa pentingnya kata-kata itu? Sudahlah, jangan

