Bab 11. Pergi

977 Kata

Harry terlihat sangat bahagia, lega, kala ia melihat Stella berada dihadapannya dalam kondisi baik-baik saja. Ia memeluk adiknya itu dengan penuh kasih sayang. "Kau tidak apa-apa? Apa kau terluka?" tanya Harry seraya membelai pipi Stella dengan kedua tangannya. Ia melihat wajah cantik wanita itu dan bibirnya yang tampak tersenyum ke arahnya. "Aku tidak apa-apa, Kak." Namun, saat atensi Harry tertuju pada leher Stella. Ia menyadari ada sesuatu dengan leher itu. Ada tanda merah yang ia tahu apa artinya. Sebab, ia bukan orang bodoh dan polos yang tidak tahu apa tanda merah itu. Namanya kiss mark. Sebuah tanda kepemilikan yang biasanya berupa ciuman mendalam meninggalkan jejak. Rahang Harry mengeras, cengkraman tangannya mengerat pada Stella dan tatapannya terlihat menyeramkan. "Kak? Kaka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN