Setelah Stella diperiksa oleh dokter, Bryan tak bisa sepenuhnya merasa lega. Pasalnya sampai saat ini wanita itu belum sadarkan diri. Ia merasa sangat bersalah, karena sudah ia lagi-lagi menyakiti istrinya. Syukurlah Stella tidak sampai mengalami pendarahan seperti pertama kali Maxime melakukannya pada Stella. Tapi hal itu tidak menyurutkan perasaan bersalah Bryan. "Tuan, tenanglah. Nona baik-baik saja. Dokter bilang dia akan segera bangun, saat ini nona sedang tertidur. Tuan tak perlu khawatir," tutur Lucius pada tuannya, karena sedari tadi tuannya terus mondar-mandir. "Aku tidak mengkhawatirkan dia. Lagipula dia tidak mati," ucap Bryan yang berkebalikan dengan sikapnya ini. Bibirnya bisa saja mengatakan kalau ia tidak khawatir kepada wanita itu, tapi tidak dengan gerak-geriknya. Luciu

