Bab 32. Mempesona

1204 Kata

Setelah Stella diperiksa oleh dokter, Bryan tak bisa sepenuhnya merasa lega. Pasalnya sampai saat ini wanita itu belum sadarkan diri. Ia merasa sangat bersalah, karena sudah ia lagi-lagi menyakiti istrinya. Syukurlah Stella tidak sampai mengalami pendarahan seperti pertama kali Maxime melakukannya pada Stella. Tapi hal itu tidak menyurutkan perasaan bersalah Bryan. "Tuan, tenanglah. Nona baik-baik saja. Dokter bilang dia akan segera bangun, saat ini nona sedang tertidur. Tuan tak perlu khawatir," tutur Lucius pada tuannya, karena sedari tadi tuannya terus mondar-mandir. "Aku tidak mengkhawatirkan dia. Lagipula dia tidak mati," ucap Bryan yang berkebalikan dengan sikapnya ini. Bibirnya bisa saja mengatakan kalau ia tidak khawatir kepada wanita itu, tapi tidak dengan gerak-geriknya. Luciu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN