Bab 10

919 Kata
Angel sedang berjalan dengan teman temannya di parkiran sambil sesekali tertawa... Namun langkah mereka terhenti saat seseorang mencekal lengan angel "bisakah kita bicara sebentar.?"ucap max "No.."jawab angel... Aslyn dan bela sedikit heran dengan sikap max dan angel..ada hubungan apa di antara mereka... "bolehkah saya meminjam teman kalian sebentar saja..."tanya max kepada aslyn dan bela... Mereka hanya mengangguk mengiyakan dan langsung menadapatkan tatapan tajam dari angel "terimakasih."jawab max... Max pun langsung menggiring angel mengikuti langkahnya.. Angle hanya bisa mengikuti pasrah...dia tidak ingin jadi pusat perhatian para murid...lihat lah bahkan mereka sekarang sudah menjadi pusat perhatian ... Kenapa tidak...max mengenggam angel untuk mengikuti langkahnya... Angel hanya bisa berdecih kesal tanpa bisa memberikan perlawanan... Setelah mereka sampai diruangan max.. "lepasss.!"ucap angel sambil menepis tangan max yang menggenggamnya "duduklah"ucap max "tidak usah basa basi..apa mau mu"ketus angel... "tenanglah...kau itu sungguh sangat tidak terduga...kadang bisa bersikap manis tapi kadang bersikap sebaliknya..."ucap max.. "kapan aku bersikap manis padamu...najis"ucap angel Max hanya tergelak mendengar perkataan angel "apa kau lupa betapa manisnya sikap mu semalam hem"ucap max . Seketika muka angel memerah seperti kepiting rebus.. Sial..kenapa cowok b******k ini malah membahasnya sekarang...batin angel "itu karena kau mencekokiku dengan minuman beralkohol tinggi dasar sialan"pekik angel... Namun malah membuat max tidak kuasa manahan gelak tawanya melihat tingkah laku angel yang menurutnya sangat lucu dengan wajah memerah... "aku tidak mencekokimu...bahkan satu gelas saja tidak habis kau minum.. Bagai mana bisa di bilang aku mencekokimu nona"jawab max.. "kalau hanya untuk membahas kejadin bodoh semalam kau memanggilku...maaf aku sangat sibuk hanya untuk mendengarkannya saja"ucap angel sambil berbalik "kejadian bodoh...ayolah bahkan kau sangat menikmatinya nona"ucap max sambil mendekat kearah angel... "bukankah semalam kita sangat hot"bisik max ketelinga angel Membuat angel merinding dan mengingat kejadian semalam..oh god betapa panaasnya ciuman mereka semalam...angel tidak menampik bahwa dirinya juga menikmatinya.... "kau....."teriak angel sambil membalikan badannya...namun perkataannya menggantung saat wajahnya dan wajah max begitu sangat dekat.. Angel memperhatikan bibir seksi max dan teringat kembali kejadian semalam...oh god bisakah kau hilangkan bibir itu sebentar saja dari pandanganku sebelum aku khilaf..batin angel Max yang menyadarinya hanya tersenyum.max malah semakin mendekatkan wajahnya ke arah angel..membuat angel menutup matanya...max semakin tersenyum melihat respon angel yang bahkan tidak berontak atau berusah menjauhinya. Namun saat bibir angel dan max hendak bersentuhan max malah meniup kearah muka angel Membuat angel membuka matanya lebar dan seketika pandangan mereka beradu sangat dekat... "apakah kau menginginkan ciuman hot semalam..kalau ia aku dengan senang hati memberikannya"ucap max.. Angel pun murka "dasaarrr mesummm"teriak angel dan Buuugggggggg "shiiiiittttt kenapa kau hobi sekali menendang juniorku"ucap max tertahan Angel pun tidak menggubrisnya dan pergi meninggalkan ruaangan max dengan wajah memerah menahan emosi.. Angel merutuki kebodohannya..bisa bisanya dia mendambakan kembali di cium si b******k itu...aaaarrggghhhhh angel Prustasi...tak henti hentinya angel mengeluarkan sumpah serapahnya sepanjang jalan..tanpa menghiraukan pandangan semua siswa yang dilaluinya...masa bodo mereka mau menganggapnya gila sekalipun..batin angel "anggelll"teriak leo dari depan angel Oh god yang satu hilang sekarang cowok satu lagi muncul..batin angel...tidak bisakah dia mengubur dirinya sekarang untuk menghindari cowok cowok b******k disekitarnya batin angel... Angel berbalik arah untuk menghindari leo...dia masih sangat marah hanya untuk melihat wajah leo saja.... "angel waittt..."ucap leo "don't touch me"ucap angel saat leo akan memegang lengannya "whats wrong with you"tanya loe yang heran dengan angel seakan menghindarinya "what do you care?"jawab angel "tentu saja aku peduli...aku  mencintaimu"jawab leo "bulshittt...kau berikan saja kata cinta mu itu buat si jalang intan"ucap angel membuat leo tidak percaya dengan apa yang d ucapkan angel barusan "kau ini kenapa...ada masalah apa denganmu..selama ini kau bahkan seakan tidak acuh jika aku menjalin hubungan dengan wanita manapun ...tapi sekarang lihat lah....."ucap leo "aku memang tidak Peduli dengamu..dengan semua jalang jalangmu...itu hidup mu dan urusanmu.."jawab angel "lalu kenaapa kau seakan menghindariku" "karna aku jijik melihat mukamu"jawab angel Membuat leo emosi... Leo tidak tahan dengan sikap keras angel... Leo pun menarik tengkuk angel dan seketika melumat bibir angel dengan kasar...dan Plaaaakkkkkkk Angel menghadiahi tamparan keras di pipi kiri leo... "dasar bajingan...apa kau sudah gila...."teriak angel...untung saja keadaan sekitar mereka sepi karena jam pelajaran memang sudah dimulai... "ya aku memang gila..kau yang sudah membuatku gila"teriak leo emosi membuat angel sedikit takut Leo kembali meraih tengkuk angel dan melumat bibirnya...sekarang semakin kasar.. Angel tidak bisa melawan tenaga leo yang notabene seorang cowo... Namun tidak lama leo tertarik kebelakang dan sedetik kemudian tersungkur di lantai... Angel sedikit terkejut dan menajamkan pandangannya yang sedikit kabur akibat air mata yang mengalir dari matanya.. Ternyata max yang menarik leo... "bisakah kau tidak bersikap kasar kepada perempuan..dan sikapmu tadi sangat menjijikan"ucap max... Leo yang tersadar dari emosinya hanya biasa duduk terdiam.leo menatap angel yang menangis pilu..leo  merutuki kebodohannha bagai mana bisa dia bisa lepaas kendali seperti tadi... Max mengalihkan pandangannya ke arah angel dan menarik angel untuk mengikuti langkahnya "sedang apa kau...lepaskan tanganku"ucap angel sambil menepis tangan max Namun max tak menggubrisnya dan kembali menarik tangan angel dan membawanya ke ruangannya kembali yang memang tidak jauh dari tempatnya berada Setelah sampai "lepasss...apa kalian para cowok hanya bisa bersikap seenakanya hah...dasar kalian bajingannn...kalian itu makhluk menyebalkan...aku benci kalian...aku bennn........"sumpah serapah angel terhenti saat sesuatu yang kenyal menyentuh bibirnya dengan lembut...sangat lembut...perlahan max melumat bibir tipis angel... Saking lembutnya perlakuan max bahkan angel melupakan amarahnya dan menutup matanya seakan menikmati sentuhan bibir max.. Max mendorong tengkuk angel untuk memperdalam ciumannya...ciuman kali ini berbeda dengan ciumannya dengan max sebelum sebelumnya...ya angel sudah beberapakali berciuman dengan max...tapi kalii ini berbeda...angel bisa merasakan kehangatan dan ketulusan yang max berikan kepadanya... Setelah cukup lama...max melepaskan pagutannya dan memeluk angel erat...mendekap angel kedalam dadanya dan mengusap puncak kepalanya... "kau bisa menumpahkan kekesalamu dan semua amarahmu padaku..."ucap max lembut Sedetik kemudian angel mulai menangis terisak...entah lah rasanya angel memang butuh sandaran untuk menumpahkan sesuatu yang sesak didadanya... "tapi setelah ini..berjanjilah kau tidak akan pernah menangisi pria manapun lagi"ucap max sontak membuat angel mendongak "berjanjilah"ucap max kembali dan angel hanya bisa mengangguk dan  kembali menelusupkan wajahnya ke d**a bidang max... Entah lah angel merasa nyaman di dalam pelukan guru sialannya ini.... Ada apa denganku batin angel...   
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN