"tiap ketemu tu guru bawaan nya emang bikin sial....argh nyesel gue pergi kesini."gerutu angel sambil membersihkan tumpahan coklat panas di bajunya...
Setelah dirasa lumayan bersih angel keluar toilet..dan angel berniat tidak akan lama lama lagi berada satu tempat dengan guru sialan itu...
"angell..."ucap seseorang dari arah belakang angel....
Angel pun berbalik untuk melihat siapa yang memanggilnya
"leo.!"ucap angel
"kau sedang apa disini?"
"menurutmu..sedang apa kalau seseorang berada disini"jawab angel sedikit ketus...
"oh ayolah...aku hanya basa basi..kau seperti sedang tidak mood kulihat"tanya leo
"ya kau memang selalu tau situasi hatiku"jawab angel
"ya memang hanya aku yang mengertimu"balas leo dengan senyum manisnya
"kulihat penampilanmu tidak beres"tanya leo sambil melihat ke arah baju angel yang sedikit basah
"ah ya gara gara ini mood ku hancur...di tambah guru sialan itu...semuanya semakin lengkap"gerutu angel
"guru siala...siapa..?"tanya leo
"kau tau guru baru yang menggantikan pak james"jawab angel
"ah ya guru tampan yang jadi favorite akhir akhir ini?"jawab leo
Angel hanya berdecih dan memutar bolamatanya
"kenapa..benarkan dia tampan tidak heran jadi guru paforite di sekolah kita sekarang"jelas leo
"tidak untukku...bagi ku dia guru b******k yang tidak tau diri..."jawab angel dengan emosi menggebu gebu
Entahlah apabila sudah membahas tentang maxim..emosi angel selalu menggebu gebu
"hei hei..tenanglah...ada masalah apa kau dengannya"ucap leo sambil mengelus pipi angel
"bukan urusanmu"jawab angel sambil menepis tangan leo yang berada di pipinya...
Angel hendak pergi meninggalkan leo karena angel sudah tidak tahan lama lama berada disini lagi pula badannya sudah terasa lengket dan bajunya..penampilannya sangat berantakan....
Namun saat hendak melangkah...leo mencekal tangan angel
"wait...kita perlu bicara sebentar"ucap leo
"tidak ada yang perlu dibicarakan le.."ucap angel
"ada...aku ingin menanyakan sesuatu padamu"
"cepat lah kalau begitu..aku sudah tidak tahan disini"
"apa kau tidak cemburu denganku dan intan"tanya leo sambil mendekatkan dirinya ke angel...
Jarak mereka sekarang hanya beberapa centi saja
Angel hanya berdecih menanggapinya...
"cihhhh untuk apa aku cemburu pada kalian.."jawab angel sambil mendorong d**a leo dan hendak pergi meninggalkan nya..
Namun leo kembali menarik angel dan sekarang angel berada dipelukan leo..
Angel menahan tangannya di antaranya dan d**a bidang leo..sedangkan leo memegangi pinggang ramping angel
"jujurlah..aku tau kau cemburu...tidak bisakah kau jujur sekali saja pada hatimu hem.."ucap leo sambil menatap intens mata angel
"kalau pun aku jujur..itu tidak akan mengubah semuanya...jadi sekarang lepaskan aku"jawab angel sambil mendorong d**a leo..namun leo semakin mengeratkan pelukannya
"aku masih sangat mencintaimu ngel.."ucap leo
"kalau begitu buktikanlah.."tantang angel
"baiklah..suatu saat nanti aku akan membuktikannya padamu dan juga kedua orang tuamu...dan ku harap sampai saat itu tiba..kau masih menungguku"ucap leo
"aku tidak janji...lihatlah kau menyuruhku berjanji...sedangkan kau bisa sesuka hatimu berganti ganti pasangan..menjijikan"ucap angel sambil memutar kedua bola matanya...
Leo yang melihat angel tidak suka dengan hubungannya dengan kekasih kekasihnya tersenyum senang..
"aku tidak serius dengan mereka...hanya untuk bersenang senang...dihatiku cuman hanya kau seorang"ucap leo sambil mengelus pipi angel..
"bulshitttt....sudah lah lepaskan.."ucap angel
"No..."jawab leo menatap angel lekat...
Ouh god ini tidak baik buat kesehatan jantungku...jika terus lama lama dalam posisi seperti ini batin angel
Sedangkan leo masih menatap intens ke arah angel...
Perlahan leo mulai mendekatkan wajahnya kearah angel..dekat..semakin mendekat...dan saat tinggal beberapa mikrocentimeter lagi
"ecchheeemmmmm kalian menghalangi jalanku...tidak bisakah kalian bermesraan di tempat lain...bukan di tempat umum seperti ini"ucap seseorang yang mengejutkan leo dan angel
Angel yang masih murka semakin murka setelah mengetahui siapa gerangan dari suara ini...
Angel berdecih menanggapi perkataan maxim sedangkan leo
"maaf bukankah jalan disini masih begitu luas untuk anda berjalan sir.."ucap leo
"ya memang tapi pemandangan didepanku tadi sangat mengganggu...bagai mana kalau ada anak di bawah umur yang melihat kalian..ingat ini bukan di kamar hotel atau rumah kalian"jelas maxim
Ouh ayolah tidak ada anak dibawah umur yang pergi ke gym batin leo
"maaf kan kami..sekarang anda bisa lewat dengan leluasa bukan"jawab leo..
Maxim pun berlalu melewati mereka berdua..dan sekilas max melihat wajah memerah angel yang sudah pasti karena menahan amarah...max hanya tersenyum senang melihatnya...
Namun baru beberapa langkah..max kembali berkata
"ah ya saya melupakan sesuatu...apakah kau tidak membutuhkan ponselmu nona Angelina..kalau tidak aku bisa membuangnya dan tidak perlu repot repot mengembalikannya."ucap max
Angel berbalik menatap max yang sudah pergi menjauh dari mereka...
Angel menghentakan kakinya kesal...sedangkan leo masih tidak mengerti dengan ucapann gurunya itu
"ponselmu ada padanya.?"tanya leo
"ya.."jawab angel singkat
"kenapa bisa"tanya leo kembali
"iisshhhh kau selalu ingin tau urusan orang lain le"ucap angel dan berlalu meninggalkan leo sorang diri.
"ngel lo dari mana aja..."tanya bela yang bertemu di lorong dekat toilet...
"menurut lo gue dari arahmana?"tanya angel ketus
Namun tidak lama leo pun datang membuat bela dan aslyn bertanya tanya
"kalian Dari toilet berdua..ngapain.??tanya bela
"lo jangan sembarangan ya...gue dari toilet cewek dia toilet cowok"jawab angel...
"oouhh pantesan lo lama...ketimbang ke toilet doang" ucap aslyn
"lo jangan asal ya..ya udah cepet cabut...mood gue udah berantakan"ucap angel dan pergi begitu saja menghirawkan celotehan kedua sahabatnya