Bab 12

705 Kata
Angel mendongak dan menatap siapa orang ini "kau"ucap angel lemah "ck kau sangat kacau...apa kau baru saja di rampok..."tanya max... Ya orang itu adalah max...maxim maurer Angel tidak menjawab dan malah menundukkan wajahnya kembali sambil memeluk lututnya... Max melihat lutut dan tangan angel berdarah..dan juga matanya yang bengkak... Max sudah bisa menebak...gadis ini sudah menangis cukup lama... Max membuang nafas kasarnya.. Tidak lama angel merasakan tubuhnya melayang...angelpun reflek mengalungkan tangannya keleher max... Max membawa angel masuk kedalam mobilnya...angelpun tidak berontak dan pasrah... Max mendudukan angel dan memakaikan seatbelt...setelah itu max berjalan kembali untuk memasuki mobil...dan mulai melajukan kembali mobilnya... "kemana aku harus mengantarmu"?tanya max sekilas melirik ke arah angel yang melihat keluar jendela dengan tatapan kosong Apakah dia melamun batin max Maxpun terus melajukan mobilnya dan tiak lama kemudian berhenti di salah satu hotel ternama di kota ini angel pun melirik kesekitar "kenapa kau membawa ku kesini"tanya angel "bukankah tadi aku sudah bertanya kemana aku harus mengantarmu"jawab max Angel terdiam sejenak...tidak lama max membukakan pintu mobil dan kembali membopong angel... Angel hanya bisa pasrah dan menyembunyikan wajahnya ke d**a bidang max... Angel yakin sekarang mereka tengah jadi pusat perhatian... Tidak lama angel sudah berada di sebuah penthouse... Penthouse siapa ini batin angel sambil melirik kesemua penjuru ruangan.. Max mendudukan angel di sebuah sofa kemudian bersimpuh di depan angel "apa yang kau lakukan.?"tanya angel saat max mulai meraba kakinya Max hanya mendengus kemudian beranjak pergi entah kemana... Tidak lama max bersimpuh kembali dengan membawa kotak obat... Max menarik tangan angel namun di tepis olehnya "aku bisa sendiri."ucap angel..namun tidak di dengar oleh max dan kembali menarik tangan angel dan membersihkan lukanya... Setelah beres dengan luka di tangan max mulai membersihkan luka di lutut angel "iisshhhh pelan pelan"ringis angel "ck cengeng"gumam max "apa...aku bisa mendengarnya"ucap angel "apa kau habis di rampok"tanya max tanpa mengalihkan pandangannya dari lutut angel "apa"?tanya angel Max mendongak dan menatap angel "sedang apa kau tengah malam di sana..apa kau habis di rampok"tanya max kembali Angel hanya menggelengkan kepalanya...dia kembali teringat leo... Sekuat tenaga angel menahan tangisnya agar tidak jatuh dihadapan max.. Setelah max selesai mengobati luka angel max kembali membopong angel menuju sebuah kamar... Kamar dengan nuansa hitam putih...saat memasuki kamar ini...aroma citrus mendominasi angel yakin ini kamar max "istirhatlah"ucap max "kamar siapa ini"tanya angel "menurutmu"jawab max kemudian berlalu kekamar mandi... Angel rasa max sedang mandi saat mendengar gemercik air... Jantung angel mulai berdebar kencang...jangan bilang dia bakalan sekamar dengan max batin angel Tak lama max keluar dengan rambutnya yang basah dan sudah dengan pakaian santainya... Bikin angel meleleh... Angel masih menatap max sambil bersandar di headbord tempat tidur Max kemudian naik ketempat tidur dan menidurkan dirinya di sebelah angel.. "ka..kau apa yang kau lakukan"tanya angel sedikit terbata bata "tidur..."jawab singkat max "disini"ucapa angel "sudahlah....aku tidak akan berbuat macam macam"jawab max yang sudah memejamkan matanya Sedangkan angel masih terpaku dengan Jawaban santai max "aku akan tidur di kamar lain"jawab angel hendak turun dari tempat tidur "cuman ada satu kamar disini"jawab max Angel tak jadi turun dari tempat tidur dan berbalik menatap max "penthouse segede gini cuman ada satu kamar"tanya angel tak percaya "hanya aku yang tinggal disini. Jadi aku tak memerlukan kamar banyak"jawab max Angel hanya mendengus kesal... Angel mengambil bantal guling dan menempatkannya di tengah tengah mereka.. Kemudian angel tidur dengan posisi membelakangi max... Pikiran angel kembali mengingat pertengkarannya dengan leo... Rasa sesak di dadanya juga kembali angel rasakan... Bulir air mata kembali lolos dari mata indahnya... Angel membekap mulutnya berharap max tak mendengar isak tangisnya... Namun tak lama angel merasakan pergerakan dan bantal guling pembatasnya terangkat... Angel merasakan tubuhnya berbalik... Dan angel juga merasakan tubuhnya direngkuh max dalam pelukannya... Pelukan yang membuat hati angel menghangat...membuat hati angel tenang... Max membelai punggung angel dan mengecup puncak kepalanya. Bulir bulir air mata kini berubah menjadi aliran deraS membasahi pipi angel... Angel semakin terisak dalam pelukan max Max bisa merasakan dadanya sudah basah akibat air mata angel "aku mohon berhentilah menangis.."ucap max Tapi angel tidak bisa langsung menuruti perkataan max... Angel semakin menumpahkan air matanya "aku tidak suka kau menangisi lelaki lain"ucap max kembali membuat angel mendongak menatap max.. Angel tidak mengerti apa maksud dari perkataan max barusan.. Max mendekatkan wajahnya dan mencium kening angel lama.... Angel memejamkan matanya...merasakan ketulusan dari ciuman max...hatinya menghangat...rasa sesaknya seketika hilang... Max menjauhkan wajahnya dan menatap lekat ke arah angel...mengunci matanya yang sudah membengkak "aku mohon berhentilah menangisinya"ucap max lembut...sontak membuat angel hanya mengangguk Max mendekatkan kembali wajahnya dan angel merasakan benda kenyal melumat bibirnya... Angel memejamkan matanya dan mengikuti pergerakan bibir max yang bermain... Setelah cukup lama..max mengakhiri ciuman mereka "tidurlah...ini sudah larut"ucapa max..dan angel pun mengangguk
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN