Bab 6

784 Kata
Max pov "hari yang sangat melelahkan." "ayo lah max...ini bahkan baru satu hari kau menjabat sebagai guru muda."ucap farel sambil tersenyum mengejek ke arah ku... "kau mengejekku" Bukankah dia sangat menyebalkan...apa dia tidak tau berkat siapa aku mau jadi guru di sekolahnya.... "kau harus semangat bro...bukankah setiap hari kau bisa menikmati pemandangan daun muda yang segar segar"ucap nya kembali sambil menaik turunkan halisnya... "ckkk daun muda...kenapa tidak kau saja yang menggantikan guru olahraga itu..."okey aku akan mundur perlahan dari status guru ini "ayolah max...kau tau kan aku sangat sibuk..." "lalu...menurutmu...aku tidak sibuk" "aku tau...kau kan kesini hanya untuk liburannn..setidaknya bantulah sahabatmu ini...sampai aku menemukan guru pengganti yang sesungguhnya... Dari pada kau tidak ada pekerjaan lain selama liburan di indo"bujuknya Farel adalah anak dari pemilik sekolah yang sekarang meNjadi tempatku bekerja... Keluarganya memang mempunyai bisnis lain di bidang properti... Dan kedua orang tuanya sudah melimpahkan kuasa atas kepemilikan sekolah kepada farel untuk mengursnya... Tapi lihatlah dia...ciihhhh sangat tidak berkopenten..bahkan dia tidk bisa mencari satu orang guru pengganti secepatnya...dan malah merepotkanku dasar... Aku mulai muak dengan segala celoteh dan bujuk rayunya....oh god kenapa aku harus mempunyai teman sepertinya... Drttt drtttt Aku merogoh tas hitam ku untuk mengambil ponsel ku namun...bukan ponsel ku yang berbunyi... Ah aku baru mengingatnya..ponsel gadis itu.... Aku mulai membukanya dan okey tidak pakai password...dasar memang cewek ceroboh.... Leo calling..... Siapa leo..??apakah pacarnya..masa bodo dengan leo...aku lebih memilih untuk mereject nya... Okey aku mulai penasaran dengan isi ponsel gadis ini.... "woowwwww.!!" Mataku hampir melompat keluar melihat galeri foto pribadinya... Sangat indah memang.... "heeii apa yang sedang kau lihat...kau seperti tidak waras senyum senyum kepada ponsel mu sendiri"ucapan farel membuyarkan lamunanku "ini bukan ponselku" "lalu" "ponsel milik gadis nakal" "owww lalu kenapa ponsel si gadis nakal itu ada padamu" "cihhh kau memang kepo" "aku hanya penasaran saja" Ah lebih baik aku mengabaikan pertanyaannya... "oh el apa kau masih ingat Gisela Danilova"tanyaku "emzzz ya tentu wanita populer ketika kita di Haigt School...kenapa.??bukankah ku dengar sekarang kau satu kampus dengan nya d Newyork" "ya memang" "lalu kenapa kau menanyakannya padaku...bukankah kau berteman dengannya... max boleh kah aku meminta no ponselnya...Gisela dia wanita idaman bro...dia sangat cantik."ucap farel dengan ekspresi yang sedang membayangkan gisela "kau berlebihan el..apalagi jika kau melihat adiknya...aku tidak akan bisa membayangkan bagaimana ekspresimu" "seriously max...gisel mempunyai seorang adik..apakah dia cantik sepertinya...aku jadi penasaran..."ucap farel antusias...dasar playboy..tidak bisa mendengar wanita cantik dia langsung heboh seperti ibu ibu arisan... "kalau kau ingin bertemunya..kau tinggal pergi kesekolahanmu" "benarkah..jadi dia bersekolah disekolahanku" "tapi kau harus hati hati...dia berbeda dengan gigi..." "ouh ya.." "ya dia berbeda 180derajat dengan gigi..dia angkuh...ceroboh..tidak tau sopan santunn dan......" "dan sangat cantik...aku tau kau akan berkata seperti itu"farel memotong perkataanku.. Ya aku setuju dengan el dia memang sangat cantik... "baiklah kau tunggu saja besok aku akan menemuimu di sekolah....kita lihat seberapa angkuhnya dia menahan pesona seorang farel jordan"... "cihhhh kau sangat percaya diri sekali...."okey mari kita  lihat besok seberapa tangguh el menaklukan gadis ceroboh itu.... "aku sangat tidak sabar bertemu dengannya....."ucap el "wait wait jangan bilang ponsel gadis nakal itu adalah milik dia"selidik el kepadaku "memang..." "lalu kenapa kau tidak melihatkan saja fotonya kepadaku...sini.."ucap el hendak merebut ponsel angel dariku... Tapi No no no tidak semudah itu el... "enak saja..tidak semudah itu el...kau datang saja besok kesekolah...aku tunggu"ucap ku sambil maraih tas ku dan berlalu pergi meninggalkannya... ••••••••••••••• "Sore mom." ucap angel sambil mencium pipi kiri mommynya karina danilova "sore sayang..."jawab karina Angel merebahkan dirinya di atas sofa sebelah mommynya "anak mommy terlihat lelah...tidak seperti biasanya"tanya karina "mommy benar...hari ini angel sangat lelah... lelah menghadapi guru sialan itu " gerutu angel di akhir kalimat tentunya "ya itu karena kau kurang tidur semalam...mommy sudah bilang...kau itu harus ingat jam malam mu angel...ah mommy sangat frustasi denganmu...mommy sudah tidak tau lagi harus memarahimu seperti apa agar kau menurut..."ucap karina yang memang terlihat frustasi menghadapi anak bungsunya.. "iya iya mom...angel minta maaf...angel tidak akan pulang larut malam lagi...angel janji..." "ya mommy harap kali ini kau bersungguh sungguh pada janjimu" "yes mom..lagian bukan gara gara itu kok...angel tadi ada kelas olahraga jadi angel sedikit lelah...mungkin angel semakin tua..bentar lagi kan angel 17tahun...aaarrgghhhh No angel semakin menua mom"pekik angel d akhir kalimat dan lansung mendapatkan jitakan dari sang mommy "dasar itu namanya kau semakin matang sayang...ah anak mommy sebentar lagi dewasa...mommy jadi rindu masa masa kecil kalian..."ucap karina sambil memeluk angel begitupun dengan angel memeluk erat mommynya "aku sayang mommy...aku sayang daddy...dan juga sayang kak gigi...aku sangat sayang kalian" "mommy juga sayang kalian"ucap karina sambil mengecup puncak kepala angel "dua kesayangan daddy kenapa pada berkaca kaca...apakah ada yang daddy lewatkan"tanya Reno danilova Angel dan karina pun melepaskan pelukan mereka "tidak ada dad...mommy hanya merindukan masa masa kecil kedua anak mommy...tidak terasa mereka sekarang sudah dewasa...dan lihat lah dad sebentar lagi putri bungsu kita 17tahun"ucap karina "ouh ya...daddy hampir melupakannya...berarti daddy juga semakin menua kalau anak daddy ini sudah dewasa" "are you kidding....lihat lah bahkan mommy dan daddy seperti vampir tidak mengalami penuaan sedikitpun sejak angel kecil sampe sekarang kalian terlihat awet muda"ucap angel menyanggah perkataan dadynya Reno dan karina tertawa menanggapi pernyataan angel yang menurut mereka sangat tidak masuk akal....
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN