Sepertinya Adinda harus banyak mengucap syukur karena sudah beberapa hari ini, ayah dan kakak kandungnya tak lagi terlihat pulang ke rumah. Entah berada di mana kedua manusia itu, Adinda sama sekali tidak peduli. Karena dengan tidak ada keduanya, Adinda sedikit merasa tenang dan nyaman. Walaupun ia masih sering meringis sakit ketika malam menyapa. Terlalu sering mendapatkan pukulan, terkadang semua itu menyeret paksa masuk ke dalam kepala Adinda hingga menghadirkan mimpi buruk yang mengerikan. Pagi ini Adinda sudah rapi dengan dress berwarna kuning selutut dengan motif bunga. Dress hadiah dari Nenek saat ia berulang tahun 7 bulan yang lalu. Dress yang Adinda tahu susah payah Nenek berikan untuknya. Harusnya ialah yang memberikan hadiah untuk Nenek, tapi Nenek selalu memperhatikan dirinya

