Damian membuang puntung rokoknya yang kelima. Asap terakhir di mulutnya membumbung tinggi melampaui wajah tampannnya. Para wanita penghibur yang melekat di sampingnya berseru karena aura sexy dan maskulin yang ia miliki. Begitu mudah bagi Damian menghipnotis para wanita agar mau tunduk dan takluk padanya. Tapi hukum itu rupanya tak berlaku bagi seorang gadis seperti Adinda Giska Larasati. Seorang pria paruh baya masuk ke dalam ruang vvip miliknya, begitu salah seorang pelayan wanita membukakan pintu untuknya. Damian menyapanya dengan senyum miring yang merendahkan. "Jadi, Anda adalah orangtuanya Adinda?" Said membungkuk dengan hormat di hadapan Damian. "Iya, benar." "Kalau begitu kenalkan saya adalah Damian, kekasihnya Adinda." "Apa? Benarkah anak saya punya pacar kaya raya seperti An

