Rendahnya Harga Diri

2136 Kata

Adinda membelai lembut wajah Nenek yang kini sedang terpejam di sampingnya. Jari-jarinya merasakan bagaimana kulit Nenek yang kini telah kasar dan semakin keriput. Tatapannya yang sudah melemah, bicaranya yang sudah hampir tak terdengar, dan penyakitnya yang semakin bertambah parah. "Jika kamu mau kasus ini diusut ke polisi, saya akan membantu dengan senang hati." "Keputusannya ada di tangan kamu. Kamu yang putuskan, saya yang akan jalankan." Adinda membuang napas panjangnya. Menyeret Damian ke penjara tentu saja ia akan senang, tapi ia juga tidak bodoh jika Damian memiliki banyak anak buah yang pastinya tak akan membiarkannya begitu saja. Adinda yakin, jika ia bergerak maju, maka Damian tidak akan melepaskannya lagi. Lelaki itu bukan hanya licik, tapi juga kaya raya. Ia pasti bisa meny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN