Menetapkan Pilihan

1687 Kata

"Satu, dua, tiga, empat, ada banyak bintang ternyata di langit." Adinda tersenyum menatap ke langit. Melihat banyaknya bintang yang bertaburan di sana. "Semuanya terang, tapi yang paling terang sudah menghilang." "Calon Suami, kamu bisa tahu nggak mana bintang yang paling terang?" tanyanya dulu. "Semuanya kelihatan sama." "Ada satu bintang yang paling terang tau. Kamu nggak tau, ya?" Hafiz menoleh dan menatap bingung gadis itu. "Emangnya kamu bisa tau mana bintang yang paling terang." Adinda mengangguk semangat sambil menatap lekat wajah Hafiz. hafiz langsung mengalihkan pandangannya karena tatapan Adinda yang seolah sedang menelusup masuk ke dalam pandangannya. "Mata kamu." "Apa?" "Mata kamu mirip bintang yang ada di langit. Bersih dan bersinar terang." Bibir Hafiz sontak tersen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN