Mengikhlaskan

1466 Kata

Pagi ini Hafiz mulai seperti hari-hari biasanya. Bangun seperti biasa dan melewati hari seperti biasanya juga. Tapi ada satu hal yang berbeda dari biasanya. Hari ini lelaki berumur 26 tahun itu akan menghadiri pernikahan sahabatnya. Pernikahan yang akan terjadi sekali seumur hidup Kinara. Di hari ini, ia akan menjadi saksi jika Kinara akan menikah dengan lelaki pilihannya. Di hari ini, ia akan menjadi saksi hari bahagia Kinara bersama calon suaminya dalam ikatan suci pernikahan. Hafiz menarik panjang napasnya dan mengembuskannya melalui mulut dengan perlahan. Ia menatap kembali pantulan wajahnya dari dalam cermin. Di dalam cermin itu, Hafiz melihat wajahnya yang tersenyum samar. "Mas Hafiz!!" Suara teriakan Aulia dari luar kamar mandi sontak membuat Hafiz menolehkan kepala ke arah pintu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN