Obat Paling Mujarab

1714 Kata

"Apa kamu masih belum paham juga kata-kata saya yang sebelumnya?" Kinara mengerti apa yang dimaksudkan oleh Eshan, tapi masalahnya ia malah merengut sebal dengan sindiran Eshan. "Haruskah saya berkata dengan jelas jika saya cemburu melihat kamu dengan Hafiz?" "Tapi saya juga sudah pernah pada Bapak kalau saya dan Hafiz sahabatan dari kecil?" "Saya tau, Kinara. Tapi apakah harus jika kamu masih terus berada di dekatnya sementara ada saya yang terus saja memperhatikan kalian berdua? Apa kamu tidak mengerti bagaimana perasaan saya setiap kali saya melihat kedekatan kalian?" Kinara menghela napas panjang. Eshan frustasi, ia juga sama. Ia mengerti perasaan calon suaminya, tapi ia juga tidak bisa membohongi dirinya yang masih terus ingin berada di dekat Hafiz. "Saya jadi ragu kalau setelah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN