Harapan kecil Adinda

1904 Kata

Hari ini, hujan turun deras. Ayesha Kinara Putri masih berdiri menepi di halte yang berada tak jauh dari kantornya. Ini karena Kinara yang bersikeras minta diturunkan di sana oleh suaminya. Padahal Eshan sudah menawarkan untuk mengantar dirinya tepat di depan kantor, tapi Kinara tak menginginkannya dengan alasan malu. Alhasil ia masih terjebak di halte karena tak membawa payung. Kinara melirik jam tangannya, waktu sudah menunjukkan pukul 8 kurang 15. Perempuan itu mendesah pelan sambil berusaha untuk tak merutuki hujan yang turun dengan derasnya di saat ia harus segera masuk ke kantor. Sepatu beserta kaos kaki yang membalut kakinya bahkan sudah basah dan kotor terkena cipratan air. Di sisi lain, Alhafiz baru saja turun dari busway dengan merentangkan payung yang ia bawa. Beruntungnya ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN