Althaf dan Alya sudah menantikan kepulangan Hafiz malam ini di rumah. Putranya itu berjanji akan pulang ke rumah untuk membicarakan hal yang sejak beberapa hari lalu ingin Althaf bicarakan. "Mas yakin akan membicarakan masalah ini pada Hafiz malam ini?" tanya Alya membuka suara. Althaf yang sedang membaca berita online lantas melepas kacamatanya dan menatap istri satu-satunya. "Iya, Bun, Ayah yakin." "Apa baiknya tidak di hari libur aja? Hafiz juga pasti sedang banyak kerjaan, Mas." "Lebih baik jika segera dibicarakan dengan Hafiz, agar kita juga bisa memberikan dia banyak waktu untuk mempertimbangkan." Alya mendesah pelan. "Ya sudah kalau memang sudah keputusanmu seperti itu," ucapnya pasrah. "Ada apa, Sayang? Kenapa aku mendengarnya seperti kamu yang tidak ikhlas?" Alya menggeleng

