"Hiks .. Mama ... Papa." Terdengar suara tangisan seorang gadis. Ini adalah hari ketiga orang tua gadis itu tiada, dan selama itu juga ia menangis. Kehilangan orang terpenting dalam hidup tentu menjadi hal yang paling menyedihkan, apalagi orang tua. Zahra Adia Putri, gadis berumur tiga belas tahun ini harus kehilangan kedua orang tuanya di umur yang sangat belia. Tentu hal itu mengganggu mental dan fisiknya. Menjadi sebatang kara di tengah kehidupannya yang tidak memiliki keluarga sedikit pun tidaklah mudah. Ya, Zahra adalah anak tunggal, dan kedua orang tuanya pun sudah tidak memiliki kerabat. Semua orang pergi, pergi meninggalkannya dengan perasaan sedih. Dona adalah satu-satunya orang yang menjadi tempat bernaung gadis itu. Ya, perempuan paruh baya itu menemani gadis bernama Zahra i
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


