Terlihat sekali jika Vanya tidak menyukai keberadaan perempuan bernama Zee itu. Kini keduanya tengah sarapan pagi bersama. Zee sudah baik-baik saja, bahkan wajahnya terlihat segar, perempuan itu juga sudah mengganti bajunya dengan milik Vanya. Ya, Deka meminta Vanya untuk meminjamkan bajunya kepada Zee, karena tidak mungkin Zee memakai baju yang semalam. Vanya akhirnya menyetujuinya karena sisi kemanusiaannya masih ada. Deka bukannya tidak tahu jika atmosfer di sekitarnya kurang baik. Terlebih lagi melihat tatapan Vanya yang menajam kepada Zee, dan perempuan masa lalunya itu hanya terdiam menunduk. Deka berpikir jika istrinya ini sedang cemburu. Cemburu? Deka jadi tersenyum sendiri jika hal itu benar. Berarti ada kemungkinan kalau Vanya juga menyukainya. Ngapain dia senyum-senyum gak je

