"Karena darah harus dibayar dengan darah dan nyawa harus dibayar dengan nyawa," ucap Jessica dengan penuh penekanan. Kemudian, gadis itu langsung memasuki mobilnya dan melajukan mobilnya itu menuju rumah. Gadis itu meninggalkan Hansel yang masih terdiam di tempat akibat mendengar ucapannya tadi. Hansel bisa memungkiri bahwa Jessica memiliki pemikiran seperti itu karena ia sudah menanamkan rasa benci terhadap orang yang sudah membuatnya kehilangan kedua orangtua kandungnya. Sesampainya di rumah, Jessica tidak langsung masuk ke dalam kamarnya. Gadis itu memilih untuk berjalan menuju halaman belakang rumah. Ia memakai headphone dan mengisi peluru pada pistol miliknya. Kemudian, papan dart yang sudah terpasang dari jarak dua meter itu langsung ia tembaki tanpa henti. Suara gaduh jelas s

