Jessica kini lebih giat dalam melatih dirinya. Terutama ia melatih dirinya dari rasa sakit akibat luka yang bisa kapan saja menerpa tubuhnya. Gadis itu nampak sudah mempersiapkan sedikit demi sedikit hal yang akan ia pakai untuk perlindungan dirinya saat ia akan benar-benar berhadapan langsung dengan Hans. Bahkan, tak jarang Jessica juga begadang hanya untuk merangkai sebuah cara agar ia bisa melawan Hans dengan mudah. Sebuah panggilan masuk namun hal itu tidak mengindahkan Jessica. Ia tetap fokus pada sebuah rancangannya. ... Pagi-pagi sekali, Jessica sudah dikagetkan dengan kehadiran Hansel di depan pintu kamarnya. "Ngapain, Om?" tanya Jessica dengan santainya. "Nungguin elo bangun!" jawab Hansel dengan nada bicaranya yang terdengar meninggi. "Kok emosi?" tanya Jessica dengan her

