Adya POV Adya membolak balik buku menunya sembari termenung. Ia masih memikirkan pertemuannya dengan Dira barusan. Dira pasti menganggap ia dan Revina benar-benar dekat, bagaimana ya harus menjelaskannya pada Dira nanti? Adya berpikir keras. Ia juga kaget ketika melihat ternyata teman yang Dira maksud semalam adalah seorang laki-laki. Adya begitu cemburu tadi saat melihat Takeru merangkulnya dengan santai, meski Dira langsung melepaskannya. Apakah Takeru juga suka dengan Dira? Dan bagaimana kalau Dira juga ternyata menyukainya? Tiba-tiba ia merasa khawatir. Adya memang kaya raya, tapi ia tahu Dira tak pernah memandang seseorang dari hartanya. Rasanya kalau bisa, ingin semua hartanya ia tukar dengan perasaan Dira padanya. “Kamu mau pesan apa?” Tanya Revina pada Adya. Adya tersentak. “G

