Revina POV “Terima kasih ya Dy, hari ini.” Revina keluar dari mobil dengan senyumannya yang manis, sembari menenteng semua belanjaannya. Adya hanya diam, memegang setir. Pandangannya lurus ke depan. “Jadi, kapan kita jalan lagi?” Tanya Revina. “Kita tidak perlu bertemu lagi.” Adya memandangnya tajam. Untuk yang kesekian kalinya hari ini Adya menolaknya, tapi Revina tidak pernah gentar. Sebelumnya juga Adya selalu menolak tapi tetap juga datang saat Revina membuat janji dengan ibunya. “Ya sudah, minggu depan bagaimana?” “Rev.” Suara Adya kali ini terdengar lebih dingin dari biasanya. “Gue sudah punya orang yang gue suka.” “Hah??” Kali ini Revina benar-benar terkejut. Belasan tahun kenal Adya, baru kali ini dia tahu Adya menyukai seseorang. “Siapa?” Tanyanya lagi. “Lo nggak perlu tah

