Chapter 47: Ketahuan

1828 Kata

Dira POV Dira terbangun seperti biasa, jam 6 pagi, masih mengenakan dress ungu yang tadi malam ia pakai ke acara makan malam di rumah keluarga Adya. Matahari di luar masih malu-malu menampakkan sinarnya, tetapi lampu kamar beserta AC kamarnya sudah menyala. Hujan juga sudah reda, terdengar suara cicitan burung di luar. “Syukurlah..” Dira duduk sambil meregangkan kedua tangannya. Ia membuka gorden agar sinar matahari dapat masuk, kemudian menoleh ke arah sofa di ruang tengah dan mendapati Adya masih tertidur disitu, berbaring di sisi kanannya dan tidak mendengkur sama sekali. Dira tersenyum, dan beranjak mendekatinya. Baru kali ini ia melihat Adya tidur secara langsung. Wajahnya terlihat begitu damai, dan ia tampak begitu sempurna. “Bisa-bisanya semua kesempurnaan di dunia tumpah sama sat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN