Adya POV “Terima kasih ya pak, saya sudah boleh ikut.” Arya mengucapkan terima kasih pada Adya ketika mereka duduk bersebelahan di mobil Adya. Adya tersenyum dan meminta Pak Suroto, supirnya, menyetir mobil ke arah Pengadilan. Dia memang sengaja menawarkan diri mengantar Arya karena ia cemburu bila membiarkan Dira dan Arya berduaan dalam mobil. Syukurnya, Dira tampak tidak keberatan bahkan lega tidak harus semobil dengan pengacara RGP ini. Meski Adya tidak terlalu suka menghabiskan waktu banyak dengan orang asing begini, setidaknya lebih baik daripada membiarkan Dira berduaan dengan lelaki lain. “Pak Adya, belum menikah ya?” Arya tiba-tiba bertanya padanya setelah hening beberapa saat. Adya sedikit kaget karena ditanya mengenai hal yang baginya pribadi, tapi lalu memutuskan untuk menjaw

