Memaksa

1249 Kata

“Kalian adalah orang-orang yang terpilih. Dan ditunjuk untuk menyelidiki kebenarannya.” Deg! Ucapan Mbah Karno seketika membuat ketujuh lelaki itu membelalakkan matanya lebar. “Orang terpilih.” Karjo dan para sahabatnya membeku, setelah mendengar ucapan Mbah Karno. Terlintas bayangan menyeramkan itu lagi di kepala mereka. Membuat Karjo dan para sahabatnya seketika bergidik ngeri. Mereka pun cepat-cepat bangkit dan lari meninggalkan area pemakaman. Membuat Mbah Karno tertawa terbahak-bahak melihat mereka lari tunggang-langgang meninggalkan tempat itu. “Sebentar lagi kalian pasti akan masuk perangkap.” Di kediaman Memet. Rosa tampak lesu, dia berjalan tertatih saat keluar dari kamar dengan pintu kayu yang ber-ukirkan seekor singa jantan. Betul sekali, Rosa memang sudah tidur sek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN